Hukum dan Kriminal

Walikota Instruksikan Pol PP Terus Pantau Siswa Bolos Sekolah

Bukittinggi, KABA12.com — Walikota Bukittinggi M. Ramlan Nurmatias menginstruksikan Satpol PP untuk rutin patroli mengantisipasi siswa keluyuran saat jam sekolah berlangsung. Hal itu dilakukan guna meminimalisir tindak pelanggaran perda yang dilakukan oleh para pelajar, karena sering kali petugas di lapangan menemukan siswa yang bolos di jam sekolah, bahkan mendapati siswa SD yang menghirup lem. “Kita sangat sesali ada murid SD yang kedapatan menghisap lem, mau jadi apa, ini tugas kita bersama untuk membentuk karakter siswa yang disiplin,” ungkap Ramlan.

Atas kejadian itu, Ramlan menegaskan Satpol-PP bersama tim SK4 dan dinas terkait saling bersinergi mengawal pendidikan yang berkualitas di Bukittinggi. “Kita tidak bisa memberi efek jera kepada anak usia sekolah, namun dengan penertiban yang intensif dilakukan petugas bersama dinas terkait, akan berdampak positif dalam konteks pengawasan dan kepedulian bersama sehingga hal-hal yang berpotensi merugikan siswa bisa diantisipasi sejak dini, ” jelas orang No.1 di Bukittinggi itu.

Sebelumnya Satuan Kerja Keamanan Ketertiban Kota (SK4) Bukittinggi mengamankan enam pelajar yang kedapatan mengisap lem di belakang Puskesmas Perkotaan Rasimah Ahmad, Tangah Sawah, Senin lalu yang membuat Walikota Ramlan Nurmatias prihatin dan kecewa.

Disisi lain plt. Kasatpol-PP Bukitttinggi, Syafnir mengungkapkan Satpol syafnirPP hanya bisa melakukan pendataan dan pembinaan, karena siswa yang diamankan dibawah umur. “Mereka tidak masuk kategori terkena sangsi pidana, sarana untuk pembinaan lebih lanjut juga belum ada, kita harapkan ada sanksi khusus dari OPD terkait untuk memberikan efek jera,” ucapnya.

Syafnir menegaskan pihaknya akan terus melakukan patroli untuk meminimalisir tindakan pelanggaran perda dan memantau pelajar yan keluyuran di jam sekolah.

(Jaswit)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top