Agam

Suku Māori Sanjung KSB Agam

IV Koto, KABA12.com — Usai meninjau lokasi pembangunan shelter untuk korban longsor di Dama Gadang, nagari Tanjung Sani, kecamatan Tanjung Raya, rombongan suku Maori mengunjungi nagari Koto Gadang, kecamatan IV Koto dan berdiskusi dengan Kelompok Siaga Bencana (KSB) Nagari Balingka, Rabu (08/02).

Dalam diskusi tersebut suku asli negara New Zealand itu mempertanyakan peran KSB dalam kebencanaan.  Ekho Pribadi salah satu anggota KSB Nagari Balingka menjelaskan, KSB merupakan perpanjangan tangan BPBD di nagari dan kecamatan, “KSB berada dalam masyarakat, sehingga bisa mengedukasi masyarakat tentang resiko bencana, dan dengan cepat bertindak jika terjadi kondisi darurat,” ujar Ekho dalam diskusi.

Kepala BPBD Agam Bambang Warsito disesi diskusi lebih jauh menjelaskan, KSB yang berada di masing-masing nagari sudah dibekali pihak BPBD Agam dengan kegiatan sosialisasi dan simulasi kebencanaan, “seluruh KSB telah kita beri pelatihan berupa sosialisasi dan simulasi untuk bisa bertindak sebelum, saat dan setelah bencana, mereka kita bekali dengan wawasan kebencanaan karena kondisi wilayah Agam sangat rawan dan potensi bencananya tinggi,” jelas Bambang.

Meski dengan peralatan dan sarana seadanya dengan jumlah anggota 22 orang, namun KSB Nagari Balingka tetap rutin melakukan monitoring.
Peran dan keberadaan KSB itu, mendapat respon positif dan sanjungan suku Māori serta GNS Science.

TuiIMG-20170208-WA0079 Warmenhoven mengungkapkan, dengan jumlah 22 orang Kelompok Siaga Bencana mampu meng-handle masyarakat yang begitu banyak, “incredible, solid community, independently, Agam and New Zealand it same, folded zone, but 22 people can handle disaster, (KSB luar biasa, kelompoknya kompak, mandiri, dengan 22 orang anggota bisa meng-handle bencana yg terjadi, Agam dan New Zealand sama-sama berada di daerah patahan bumi),” ungkap Tui didalam diskusi tersebut.

Usai berbagi wawasan kebencanaan, rombongan suku Māori mengunjungi kawasan wisata Greatwall, dan melanjutkan kunjungan ke Canduang.

(Jaswit)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top