Agam

Rakik Lauak, Penyedap Indahnya Pantai Tiku

Tiku, KABA12.com — Jika ke Pantai Pasia Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam,  kurang lengkap rasanya jika tidak mencicipi lezatnya rakik lauak “peyek ikan”. Cemilan khas daerah pesisir pantai kabupaten Agam begitu khas dan lezat itu betul-betul spesifik. Makanan khas yang enak menjadi teman makan nasi putih atau snak pelengkap saat bersantai menikmati keindahan pantai Pasia Tiku nan memukau. Rakik peyek lauak khas Tiku ini dijamin beda dibanding daerah lain karena bahan baku dan sajiannya yang unik sehingga menjadi primadona bagi para pengunjung ke pantai Tiku

rakik]Kepada KABA12.com, Minggu (14/01), Era (48) salah seorang pedagang rakik lauak di Pantai Tiku menyebutkan, makanan olahan dari ikan kecil  hasil tangkapan  bagan dan pukat tersebut , memiliki rasa gurih dan renyah dipadu dengan rasa pedas dan wanginya aroma daun kunyit , membuatnya  tidak hanya sebagai cemilan yang nikmat, namun kerap disandingkan dengan makanan berat maupun sarapan pagi.
”Apalagi disantapnya bersama keluarga sambil menikmati indahnya pemandangan pesisir pantai, pasti lebih nikmat” ulasnya mempromosikan keindahan Pantai Tiiku dan dagangannya

Ditemui di tempat produksi rakik, ibu tiga anak tersebut menjelaskan  untuk cemilan berbahan dasar tepung beras tersebut hanya dijual dengan harga Rp 1000,-. Dia bersyukur, ramainya pengunjung 4 tahun terakhir, seiring makin berbenahnya Pantai Tiku, membuat rakik lauak laris diburu para pengunjung, baik.

” Biasanya akhir pekan dan hari libur pengunjung meningkat, sebelum memasuki pantai, para wisatawan berhenti sejenak untuk membeli rakik atau ada juga yang  memesan untuk oleh- oleh saat akan meninggalkan pantai  Tiku, ” terang  Era.
Rakik lauak produksi Era sendrii banyak diminati pengunjung, dibuktikan selain datang ke tempatnya memproduksi, rakik lauak buatannya banyak dijajakan di sepanjang pantai Tiku
” Ada yang terasa kurang bila ke Pantai Tiku tidak menikmati lezatnya rakik lauak kami, ” ulas Era berpomosi.

( Johan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top