News Lokal

Ciptakan Kesetaraan Bagi Penyandang Difabel

Bukittinggi, KABA12.com — Puluhan pelajar SLB Al Ikhlas, menampilkan kebolehan mereka  di sekolah setempat, yang berada di daerah Garegeh, Selasa (27/12).

a-3H. Syahrul, SH, MBA atau yang akrab disapa H. Anggun sebagai salah satu pelopor sekolah inklusi di Indonesia dalam kegiatan itu menyebutkan, para pelajar yang diberi kelebihan tersebut harus diakomodir secara maksimal.

“Mereka berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Dan ini telah diatur dalam Undang-Undang.” jelasnya.

Mantan anggota DPRD Bukittinggi periode 2009-2014 ini juga menjelaskan, penyandang Difabel (memiliki kemampuan berbeda) ini merupakan titipan Allah yang istimewa. “Allah tidak sia-sia menciptakan sesuatu” tutupnya.

a-4Selain itu, hadir ketua PPDI Bukittinggi. Ria mengungkapkan harapan kepada pemerintah dan masyarakat, untuk dapat menerima keberadaan para penyandang difabel.

“Kita dari PPDI ingin menyuarakan bahwa mereka juga butuh masa depn, kami siap melatih sahabat sahabat kami untuk terjun di dunia pekerjaan.” ungkapnya.

Ria juga mengharapkan pemerintah menyiapkan sekolah pendamping, bukan hanya sekolah luar biasa saja.

Gayung Bersambut

a-1Harapan harapan yang disampaikan narasumber sebelumnya, bak gayung bersambut. Dalam jawabannya pemerintah Bukittinggi, melakui Disdikpora dan Disbudpar menjelaskan akan berupaya maksimal untuk memfasilitasi seluruh kegiatan anak-anak difabel.

“Kami dari pariwisata akan memfasilitasi kegiatan yang dapat mendukung minat mereka. Seperti penampilan di Medan nan bapaneh maupun pelataran jam gadang.” jelas Kepala Dinas Pariwisata, melalui Suzi Yanti, Kabid Pariwisata Disbudpar Bukittinggi.

Sementara itu, Dinas pendidikan melalui, pengawas sekolah SLB menjelaskan bahwa Bukittinggi telah cukup lama menerapkan sekolah inklusi dan telah ada di tiap tingkatan.

“Kita akan terus memberikan perhatian kepada anak anak berkebutuhan khusus. Akan kita sama ratakan, tidak ada perbedaan. Dan pengelola harus paham kemana anak anak ini arahnya.” Ujarnya.

Kegiatan tersebut disampaikan secara khusus dalam program Kita Bisa, yang disiarkan langsung Pro 1 RRI Bukittinggi.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top