Agam

Batang Manguih Makin Mengkhawatirkan, Normalisasi Mendesak

Malalak, KABA12.com — Kondisi Batang Manguih di Malalak Timur makin mengerikan. Ancaman banjir bandang mengintai Malalak dengan skala dampak bencana yang sangat besar.

Dikhawatirkan jika tidak ditangani dengan khusus dalam waktu dekat, Batang Manguih akan makin bergeser dan menimbun sawah penduduk seperti yang saat ini terjadi.

Bahkan akibat pendangkalan badan sungai akibat timbunan material longsor, membuat Batang Manguih kian menyempit ke hilir. Sementara di hulu sungai terkenal sangat besar dan luas dengan debit air yang tinggi.

img-20161211-wa0007Camat Malalak Harmezi menyebutkan, potensi ancaman banjir bandang Batang Manguih sangat besar dan makin mengerikan. Selain mengancam persawahan penduduk, pemukiman warga serta berpotensi merusak ruas jalan utama SIMAKA.

Untuk antisipasi, sesuai hasil survei yang dilakukan tim gabungan BPBD Agam, masyarakat dan PU Agam mencatat beberapa temuan dan disimpulkan perlu segera dinormalisasi.

Harmezi berharap, normalisasi segera dilakukan sehingga kekhawatiran akan ancaman banjir bandang besar di Malalak bisa segera diantisipasi, “kita berharap langkah antisipasi segera dilakukan, ini sangat rawan dan mengerikan,” sebut Harmezi.

img-20161211-wa0010Sementara Kalak BPBD Agam Bambang Warsito menyebut, pihaknya sudah merekapitukasi seluruh dampak bencana di Agam termasuk kondisi Batang Manguih.

Bambang juga berharap ruas sungai besar itu segera dibenahi dan normalisasi, “butuh dana besar dan program khusus dan memang normalisasi itu harus dilakukan segera. Kita sudah laporkan pada unsur terkait,” sebut Bambang.

Informasi yang diperoleh KABA12.com kondisi Malalak baik kondisi jalan SIMAKA maupun ruas sungai Batang Manguih menjadi prioritas penanganan pasca bencana yang terjadi sepekan terakhir di kabupaten Agam.

(Harmen)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top