Agam

Banjir Besar Hantui Tanjung Mutiara, Tiku V Jorong Tergenang

Tiku, KABA12.com — Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Tanjung Mutiara sejak  sepekan terakhir, mengakibatkan ruas jalan menuju Gadih Angik, Jorong  Masang Timur, Kanagarian Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam terendam banjir.

Masyarakat pun dihantui banjir kiriman dari wilayah Ampek Nagari dan Lubuk Basung menyusul luapan batang Masang dan batang Antokan yang meluap dan kini sudah merendam pemukiman warga dan areal perkebunan di Gadih Angik Tiku V Jorong .

Informasi yang diperoleh kaba12.com luapan banjir dari dua sungai besar itu sudah terjadi sejak Minggu kemarin dan menyebabkan tersekatnya aktivitas ekonomi warga setempat.

Camat Tanjung Mutiara Ade Harlien menjelaskan, akibat banjir jalan menuju Gadiah Angik jorong Masang Timur nagari Tiku V Jorong, akses melalui gunung Antokan di afdeling E dan D air meluap setinggi 1 meter.
Juga jalur jalan alternatif afdeling F jalur G tidak bisa dilewati dengan ketingian air 75 cm, ” hanya tinggal satu akses jalan yang bisa dilewati melalui jalur H, ” sebut Ade Harlien.

Saat ini pihaknya mewaspadai luapan Batang Masang akibat banjir kiriman jika hujan terjadi di hulu karena saat ini ada 90 rumah di dusun V, Delta jorong Gadiah Angik Masang Timur yang terancam terendam banjir.

img-20161207-wa0138“Sampai Rabu (07/12) malam,  kondisi relatif aman tapi kita terus memantau dilakukan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kita akan langsung bertindak,” sebut Ade Harlien.

Informasi yang diperoleh KABA12.com, ancaman banjir di wilayah Tanjung Mutiara sangat mengkhawatirkan, menyusul curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari belakangan dan ancaman itu merata di tiga nagari di kecamatan Tanjung Mutiara.

Wilayah yang merupakan  pertemuan dua muara sungai tersebut sangat rentan terhadap  banjir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam  menghimbau masyarakat agar tetap waspada.

“Sampai saat ini masih terjadi hujan, BPBD bersama pihak terkait lainnya akan terus memantau, ditakutkan akan ada banjr kiriman dari arah Lubuk Basung” ujar Anton Wadanru BPBD Agam.

(Johan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top