News Lokal

Faktor Ekonomi, Bima Takut Berobat

LUBUKBASUNG. KABA12.com— Kondisi Bima Yuhendra (7) putra dari pasangan Yulihendra (35) dan Zetri (31), warga dusun Simaruok Jorong II Garagahan, Kecamatan Lubukbasung Kabupaten Agam kian memburuk. Pasalnya  diusianya  sekarang, berat badan Bima hanya 7 Kilogram. Tubuhnya kurus, serta belum mampu berbicara satu patah kata pun.

Disaat teman seusianya sudah mulai belajar di bangku sekolah, anak pertama dari tiga bersaudara ini, baru belajar untuk duduk. Tidak banyak kegiatan yang bisa dilakukannya hanya menangis dan tertawa.

Diperparah lagi dengan kondisi ekonomi yang memprihatinkan. Sang Ayah bekerja sebagai buruh bangunan, sedangkan ibunya guru honorer di salah satu Taman kanak di Kecamatan Lubukbasung. Kondisi tersebut membuat orang tua Bima takut membawanya untuk berobat kerumah sakit.

Ketika kedua orang tua Bima pergi mencari nafkah, si kecil yang malang ini diasuh oleh Asmanidar (64) dan Suarman (68) kakek dan nenek Bima. Kepada KABA12.com beliau mengungkapkan bahwa cucunya tersebut sering sakit-sakitan, pertumbuhan Bima terganggu sejak berusia dua tahun, namun sebelumnya keadaaannya normal. Beliau berharap agar Bima bisa sehat dan  sekolah seperti anak seusianya.

“Kami berharap agar pemerintah bisa membantu untuk mengobati Bima, kami ingin cucu kami juga bisa hidup normal, bermain bersama teman-teman, menuntut ilmu  agar kelak bisa berbakti kepada bangsa dan negara” harap Asmanidar.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Indra, mengaku belum mendapat informasi akurat mengenai kondisi Bima. “Kami  akan segera turun ke lapangan, tidak ada alasan untuk takut membawanya berobat,  jika memang kondisi ekonomi tidak memungkinkan, pemerintah akan membantu biaya pengobatan” ujar Indra saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/11).

(Johan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top