News Lokal

Indra Catri Jadi Pembicara Program Pembangunan di Indonesia Planning Outlook 2017

Jakarta, KABA12.com — Bupati Agam, Indra Catri, menjadi pembicara pada kegiatan Indonesia Planning Outlook 2017 bersama Dirjen Tata Ruang, Kaban Infrstruktur wilayah, Walikota Bandung dan Walikota Makasar, di hotel JS Luwansa kuningan Jakarta, Kamis (03/11).

Dialog ini mendiskusikan keterpaduan infrastruktur kota yang efektif dengan mengangkat tema “Menghadapi era baru penataan ruang yang berkeadilan, dinamis dan berkelanjutan”.

Dalam paparannya, Indra Catri menjelaskan konsep umum pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Agam yakni, pembangunan yang dapat memenuhi kepentingan generasi yang akan datang. Ia meyakini, pembangunan tersebut berbasis keadilan sehingga menghasilkan perencanaan tata ruang yang diterima oleh seluruh kelompok masyarakat.

img-20161104-wa0009Agam yang sebagian besar merupakan kawasan rawan bencana, dilalui jalur transportasi utama pulau Sumatera, adanya kesenjangan daerah Agam bagian barat dan bagian timur serta penurunan luas hutan yang menyebabkan penurunan kualitas lingkungan, pengelolaan sumber daya yang belum optimal, serta pembangunan yang bertumpu pada sektor primer yang berpotensi untuk dikembangkan.

“Peluang, tantangan, hambatan dan kelemahan yang ada itu semuanya untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Agam.” Jelasnya.

Untuk mencapai tujuan dan adanya hambatan serta tantangan yang demikian, menurut Indra Catri perlu adanya inovasi dalam penataan ruang Kabupaten Agam yang aman dan nyaman, yakni dengan salah satu program unggulannya yaitu gerakan “Agam Menyemai”.

img-20161104-wa0008Dihadapan ratusan audiens, bupati agam dua periode ini juga memaparkan langkah bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam sebuah perencanaan dan pelaksanaan pembangunan disamping Agam Menyemai.

“Kita juga melakukan percepatan-percepatan pembangunan infrastruktur jalan, infrastruktur irigasi serta peningkatan akses air bersih. Serta meningkatkan peran masyarakat dan stake holder dalam pembangunan dengan jargon ‘basamo mangko manjadi‘.” Ujar Bupati peraih penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif ini.

(Jaswit)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top