News Lokal

Jual Gas 3Kg Di Atas Rp 17.900 Pangkalan dan Pengecer Gas Akan Ditindak

Agam, KABA12.com — Bersama PT. Pertamina Persero, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Agam, akan menindak tegas pangkalan dan pengecer gas elpiji yang menjual gas bersubsidi ukuran 3 kilogram di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) ke konsumen.

Penyetopan distribusi gas bahkan penghentian izin operasi akan dilakukan jika ditemukan ada pangkalan maupun agen yang sengaja menaikkan harga.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Perdagangan Diskoperindag Agam, M. Abril, Spd. MSi kepada KABA12.com saat ditemui di ruangan kerjanya, Senin (10/10). Dia mengatakan, sanksi tegas tersebut dikenakan karena pihaknya kerap menerima laporan dari masyarakat adanya pangkalan nakal, dan pengecer yang sengaja menaikkan harga tidak sesuai dengan HET.

“Kami telah menerima laporan dari masyarakat sekitar, bahwasanya ada pangkalan yang tidak menjual gas elpiji berat 3 kg yang melebihi harga eceran tertinggi. Seharusnya pangkalan mengacu kepada pergub yang telah menetapkan harga eceran gas elpiji tabung 3 kg Rp 17.900,-.” Jelasnya.

Menurut Abril, pangkalan harus mengutamakan masyarakat sekitar baru menjualnya kepada pengecer. Tidak hanya permainan di pangkalan, pengecer juga ikut bermain dengan menaikan harga untuk mengambil keuntungan sebanyak mungkin.

“Yang membuat masyarakat banyak mengeluh itu adalah pengecer yang menjual harga gas elpiji tabung 3 kg di luar kewajaran, bahkan hingga Rp 23.000,-.” ungkapnya.

Harga gas elipiji ukuran 3 kilogram di sejumlah kecamatan di Kabupaten Agam melambung tinggi. Di kawasan Agam Timur harga gas melon tersebut dijual ke masyarakat mulai Rp 20.000,- hingga Rp 21.000,- per tabungnya. Sedangkan di kawasan Agam Barat yang merupakan ibukota Kabupaten Agam, harga gas elpiji tabung hijau tersebut dijual ke masyarakat berkisar diantara Rp 20.000,- hingga Rp 23.000,- per tabungnya.

Abril menambahkan, di Kabupaten Agam pangkalan yang telah terdaftar di Dinas Koperindag sebanyak 100 pangkalan, dan 214 telah terregister di Pertamina.

(Jaswit)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top