Khazanah

Muharram Disifatkan Sebagai Bulan Allah

Khazanah, KABA12.com — Didalam perkalenderan islam, muharaam merupakan bulan pertama dari 12 bulan yang ada dalam 1 tahun. Kedua belas bulan tersebut adalah makhluk ciptaan Allah, yang memiliki beragam keistimewaan. Akan tetapi dari kedua belas bulan tersebut bulan Muharram meraih keistimewaan khusus dari Allah SWT, karena hanya bulan inilah yang disebut sebagai “syahrullah” (Bulan Allah). Rasulullah shallallohu alaihi wasallam bersabda :

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ  بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِ

Artinya : “Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Allah (yaitu) Muharram. Sedangkan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam”.[ H.R. Muslim (11630) dari sahabat Abu Hurairah radhiyallohu anhu]

Dari Hadits ini telah tercermin bahwasanya Allah SWT mengindikasikan adanya keutamaan khusus yang dimiliki bulan Muharram karena disandarkan kepada lafzhul Jalalah (lafazh Allah). Para Ulama telah menerangkan bahwa ketika suatu makhluk  disandarkan pada lafzhul Jalalah maka hal itu mengindikasikasikan tasyrif (pemuliaan) terhadap makhluk tersebut, sebagaimana istilah baitullah (rumah Allah) bagi mesjid atau lebih khusus Ka’bah dan naqatullah (unta Allah) istilah bagi unta Nabi Sholeh as dan lain sebagainya.

Al Hafizh Abul Fadhl Al ‘Iraqy rahimahulloh menjelaskan, Hikmah dari penamaan Muharram sebagai syahrulloh (bulan Allah) mungkin dikarenakan bulan Muharram termasuk diantara bulan-bulan diharamkan Allah SWT adanya peperangan, disamping itu bulan Muharram adalah bulan perdana dalam setahun maka disandarkan padanya lafzhul Jalalah (lafazh Allah) sebagai bentuk pengkhususan dan tidak ada bulan lain yang Nabi Muhammad SAW sandarkan kepadanya lafzhul Jalalah melainkan bulan Muharram.

Bulan ini juga sering dinamakan: Syahrullah Al Asham (Bulan Allah yang Sunyi). Hal ini dikarena bulan muharram sangat terhormat.Karena itu, tidak boleh ada sedikitpun riak & konflik di bulan ini.

Sebagaimana yang telah disebutkan dari perkataan Qatadah rahimahulloh bahwasanya amalan sholeh akan dilipatgandakan pahalanya di bulan-bulan haram, dengan demikian secara umum segala jenis kebaikan dianjurkan untuk diperbanyak dan ditingkatkan kualitasnya di bulan Muharram. Seperti memperbanyak puasa sunnah sebagaimana yang  telah disebutkan dalam hadits diatas.

Oleh karena itu, marilah kita memperbanyak amalan di bulan muharram ini. Supaya kualitas dan tingkat keimanan kita menjadi amaliayah di hari pembalasan kelak. Amin ya rabbal alamin.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top