Hukum dan Kriminal

Sidang Kopi Sianida ke-20 Hadirkan Saksi Ahli Taksikologi Kimia Forensik

Jakarta, KABA12.com — ‎Sidang kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin kembali dilaksanakan pagi ini, Rabu (14/09), di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Hari ini merupakan sidang ke-20 kasus kematian Wayan Mirna Salihin yang diduga dibunuh oleh Jessica Kumala Wongso dengan menabur racun sianida ke dalam kopi yang diteguk Mirna.

Sidang ke-20 kali ini menghadirkan saksi yang meringankan Jessica. Saksi tersebut ialah dr. Rednat Budiawan ahli toksikologi kimia forensik.

Dalam kesaksiannya, dr Budiawan mengatakan bahwa dirinya hanya mengupas tentang sianida, bukan mengupas bagaimana kematian korban.
“Jika sianida terpapar melalui minuman, maka akan terjadi gangguan pada lambung. Setelah gangguan lambung, sianida kemudian akan menghambat laju oksigen.” Jelas dr Budiawan pada Jaksa penuntut umum.

dr. Budiawan menambahkan, untuk pembuktian senyawa kimia dalam tubuh harus melalui analisis kuat, misalnya melalui darah.

Hingga kini sidang terkait kasus kematian Mirna Salihin masih menjadi sebuah misteri. Sidang masih akan tetap berlangsung hingga bukti dan kesaksian dari para saksi dapat mengungkap bagaimana Wayan Mirna meninggal? Dan siapa pelakunya?

Mirna meregang nyawa usai menyeruput es kopi Vietnam di Kafe Olivier, Rabu (06/01) lalu. Kopi itu dipesankan Jessica Kumala Wongso, sebelum Mirna dan Hani tiba di kawasan Grand Indonesia itu. Akibat kasus ini, Jessica menjadi terdakwa tunggal atas kematian Mirna. Rekan Mirna di kampus Billyblue College Australia itu didakwa Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Jessica terancam hukuman seumur hidup.

(Jaswit)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top