Hukum dan Kriminal

Lanteh Angan Saat Utang Tuak, Pemuda ini Dibacok

Bukittinggi, KABA12.com — Diduga sering tidak membayar tuak yang diminumnya, M. Rafi (25), warga Koto Baru, Tanah Datar, menjadi korban pembacokan di kedai tuak Pasar Bawah Bukittinggi, Kamis (01/09).

Informasi yang didapat, korban mengalami luka bacok di kepala. Kendati tidak begitu parah, namun pemuda itu sempat dirawat di IGD Rumah Sakit Ahmad Muchtar (RSAM) dan mendapat delapan jahitan.

Kasat Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Bukittinggi, AKP. Joko Hendro Lesmono menerangkan, akibat kejadian itu mata sebelah kanannya terlihat lebam, kepala sebelah kiri diperban dan siku kanan luka lecet.

“Menurut pengakuan korban Rafi, kejadian diawali usai dia minum tuak. Tiba-tiba ada dua orang yang tidak dikenalnya mengejar dan memukul wajahnya hingga mengenai mata,” jelasnya, Jum’at (02/09).

Korban kaget dan berusaha kabur dari lokasi, dan dikejar dengan parang. Dua pelaku itu langsung menyerang dan membacok korban dari belakang. Kepalanya berdarah dan lari ke rumah sakit. Motornya dibiarkan di sana hingga diamankan oleh petugas kepolisian.

“Menurut keterangan beberapa saksi, sebelumnya korban sudah sering minum di kedai tuak itu, tapi selalu hutang dengan alasan belum punya uang,” ujarnya.

Setiap pemilik kedai menagih, korban menodongkan gunting ke arah pada pemilik kedai. Barangkali karena pemilik kedai seorang wanita jadi bisa seenaknya saja.

Malam kejadian itu sambung Joko Hendro Lesmono, korban jadi sasaran kekerasan. Padahal sebelumnya usai menghabiskan dua botol tuak dia pergi, kali ini niatnya dicegat oleh pemilik kedai agar segera dibayar.

“Pengunjung lain pun merasa gusar dan menegur korban. Lambat laun pengunjung lain sudah muak, korban langsung diburu hingga mengalami luka,” tutupnya.(*)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top