Hukum dan Kriminal

Mantan Petinju Nasional Jadi Residivis

Tanah Datar, KABA12.com — Siapa sangka, mantan atlet yang sempat mengharumkan nama Sumatera Barat dalam kancah olahraga tinju pada era tahun 2000 an lalu tidak seindah yang dibayangkan Gonzales (40). Pernah menjadi petinju kebanggaan Sumatera Barat dimasanya, dari petinju amatir Nasional hingga menjadi petinju profesional, bahkan dia sempat menjuarai tinju amatir Nasional pada tahun 1994-2002. Pada tahun 2002 beralih ke tinju profesional dan mendapatkan sabuk emas Tinju RCTI tahun 2009, kini prestasi itu sirna dan tidak terlihat lagi.

Ajang seleksi pra Olimpiade Sydney Australia tahun 2000 hingga bertanding ke Jepang, Korea, Thailand untuk mewakili Indonesia pada tahun 2009 pernah diikutinya. Namun kerasnya perjuangan hidup paska menjadi Atlet prestasi, membuatnya kerap berurusan dengan hukum, salah satunya adalah keterlibatannya pada kasus pencurian di PT. Semen Padang.

Belum sampai setahun bebas akibat kasus pencuriqn di PT. Semen Padang, Gonzalez kembali berurusan dengan polisi pada tahun 2011 masih dengan kasus yang sama dan bebas pada tahun 2014. Bukannya sadar, Gonzales kembali melakukan aksi pencurian, kali ini sepeda motor yang menjadi sasarannya.

Pria berbadan tegap tersebut, kembali ditangkap polisi, karena terlibat kasus pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polres Tanah Datar, Minggu (21/08/16) lalu.

Kapolres Tanah Datar AKBP. Irfa Asrul Hanafi, Selasa (23/08) kepada wartawan membenarkan penangkapan mantan petinju Sumatera Barat tersebut.

“Berawal adanya laporan dari korban pencurian sepeda motor ke Polres Tanah Datar, kami kembangkan kasus ini dan mengarah kepada pelaku yang dicurigai berada di wilayah hukum Polsek Lubuk Kilangan Indarung Padang,” ujar Kapolres, Irfa Asrul.

Kapolres menambahkan, setelah dua hari melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian Polsek Lubuk Kilangan Indarung Padang, pelaku dapat diamankan oleh jajaran reskrim Polsek Kilangan.

“Ini berkat kerjasama yang baik dan komunikasi yang bagus dengan jajaran reskrim lainnya dalam pengungkapan kasus curanmor yang melibatkan nama pelaku ini. Pelaku berhasil diamankan saat mengendarai motor yang dicurigai adalah hasil kejahatan di Batusangkar, yakni jenis Honda Beat warna hitam merah dengan nomor plat BA 2943 EW,” ucap Irfa Asrul.

Sungguh ironi nasib mantan Atlet berprestasi Sumatera Barat ini, setelah berstatus atlet terhormat dimasa lalu, kini justru menjadi pesakitan dengan status residivis.

( Yansen )

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top