Life

Mewarnai Rambut Dapat Menyebabkan Kanker

KABA12.com. — Mewarnai rambut mungkin bisa memicu berbagai jenis kanker. Menurut American Cancer Society, pewarna rambut memiliki banyak variasi dalam kimia kosmetiknya. Orang biasanya akan terkena bahan kimia pewarna rambut melalui kontak kulit. Ada lebih dari 5.000 macam zat kimia yang terdapat dalam pewarna rambut. Beberapa di antaranya dapat menyebabkan kanker pada binatang, salah satunya adalah aromatic amines, seperti dilansirHelloSehat.com.

American Cancer Society menambahkan bahwa sebagian besar studi yang meneliti produk pewarna rambut dapat meningkatkan risiko kanker. Adapun beberapa penyakit kanker seperti kanker kandung kemihnon-Hodgkin lymphoma (NHL), leukimia, dan kanker payudara.

  1. Kanker kandung kemih

Kebanyakan penelitian menemukan risiko yang kecil namun secara konsisten akan meningkat, pada orang yang bekerja mewarnai rambut seperti penata rambut dan tukang cukur, untuk mengidap kanker kandung kemih.

  1. Leukemia dan lymphoma

Studi melihat kemungkinan adanya hubungan antara penggunaan pewarna rambut pribadi dan risiko kanker yang berhubungan dengan darah (seperti leukemia dan limfoma). Namun hasilnya beragam, sebagai contoh, beberapa studi telah menemukan peningkatan risiko terhadap beberapa jenis non-Hodgkin lymphoma pada wanita yang menggunakan pewarna rambut, terutama jika mulai digunakan sebelum 1980 atau menggunakan warna yang lebih gelap.
Hasil dari jenis yang sama ditemukan dalam beberapa penelitian mengenai risiko leukemia. Namun, penelitian lain belum menemukan adanya peningkatan risiko.
Jadi, jika ada efek dari pewarna rambut pada kanker yang berhubungan dengan darah, efek tersebut cenderung kecil.

  1. Kanker payudara dan kanker lainnya

Sebagian besar penelitian belum menemukan peningkatan risiko kanker payudara dan kanker lainnya terhadap penggunaan pewarna rambut.

Beberapa lembaga ahli ini telah mengklasifikasikan cat rambut atau bahan-bahan pewarna rambut apa yang dapat menyebabkan kanker.

The International Agency of Research on Cancer (IARC) merupakan bagian dari World Health Organisation (WHO) yang bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab kanker. IARC menyimpulkan bahwa pekerjaan seperti tukang cukur atau penata rambut merupakan profesi yang berisiko tinggi untuk kanker.

Namun, mewarnai rambut dengan menggunakan pewarna rambut pribadi tidak diklasifikasikan sebagai karsinogenik untuk manusia, karena kurangnya bukti dari penelitian.

The National Toxicology Program (NTP) yang terbentuk dari bagian beberapa lembaga pemerintah AS, termasuk National Institute of Health (NIH), Centers for Disease Control and Prevention (CDC), dan Food and Drug Administration (FDA), menyatakan bahwa belum ditemukan kaitan antara cat rambut dan kanker. Namun, beberapa bahan kimia yang digunakan dalam pewarna rambut diklasifikasikan sebagai bahan yang bisa menjadi penyebab kanker pada manusia.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top